MBWT London: Menikmati Terbang Menggunakan Garuda

MBWT, Travel Diary

Baker Street

Rasanya masih seperti mimpi, saya beserta Pandji Pragiwaksono dan tim berhasil menuju ke London untuk menggelar acara tur Standup Comedy MBWT. Semua perjalanan tersebut kami lakukan dari tanggal 3 Oktober – 8 Oktober 2014 lalu. Terima kasih untuk Garuda Indonesia sebagai sponsor utama kami. Kali ini saya akan berbagi pengalaman menikmati penerbangan Garuda Indonesia dengan tujuan London Gatwick. Untuk pengalaman harian selama di London, akan saya tulis di post terpisah agar bisa lebih detail dan memudahkan teman-teman pembaca.

Garuda Indonesia Jogja

Pagi itu Rabu, 1 Oktober 2014 saya dijadwalkan terbang dari Jogjakarta ke Jakarta untuk standby sebelum berangkat ke London bersama tim MBWT (Mesakke Bangsaku World Tour). Untuk kamu yang belum tahu kenapa saya bisa bergabung dengan tim tersebut, silahkan cek postingan Welcome October ya!

Cuaca pagi itu di Jogja sangat cerah, pesawat GA205 lepas landas dengan mulus dan saya begitu menikmati penerbangan. Meskipun duduk di barisan kursi dekat sayap pesawat, saya tidak merasakan getaran yang berlebihan. Hal ini membuat saya bisa nyaman menikmati hiburan yang diberikan melalui perangkat layar sentuh bagi setiap penumpang. Musik yang saya pilih untuk menikmati penerbangan selama 55 menit itu adalah jagoan favorit saya, Michael Jackson.

MJ Number Ones

2 Oktober, Hari yang Ditunggu..

MBWT Bandara

Lanjut ke hari berikutnya yaitu 2 Oktober malam. Saya dan tim MBWT London termasuk Pandji Pragiwaksono tentu saja, mulai meluncur ke bandara Soekarno Hatta jam 9 malam. Tiba di terminal 2E kami berkumpul dan ngobrol sembari menunggu waktu check-in bagasi. Jadwal terbang kami masih tengah malam nanti yaitu 3 Oktober 2014 pukul 00.40.

Setelah selesai mengurus bagasi, pihak Garuda Indonesia mengajak kami menuju business lounge untuk menunggu pesawat. Bagi saya, ini pertama kalinya masuk ke lounge milik Garuda Indonesia.

Lounge Garuda Indonesia

Ruangannya cukup luas, terdapat beberapa sudut dengan buffet makanan serta minuman yang terhidang untuk diambil secara prasmanan. Kursi sofa dan stop kontak juga tersedia banyak, cocok sekali mengisi ulang daya baterai perangkat music player atau tablet sebelum perjalanan jauh menggunakan pesawat.

Setelah puas menikmati business lounge, kami semua dipanggil untuk menuju pesawat. Sekitar pukul 01.00 dini hari pesawat tersebut lepas landas dan bertolak ke bandara Amsterdam untuk berganti awak pesawat dan lanjut ke bandara London Gatwick.

Terbang ke London

Saya masih ingat betul, beberapa menit sebelum lepas landas saya sedikit terharu karena akhirnya rencana bepergian ini terwujud juga. Posisi duduk saya waktu itu 1 baris di depan-samping kanan om Pandji. Begitu pesawat akan tinggal landas, saya menoleh ke om Pandji dan ingin berkata terima kasih (entah ini yg ke berapa puluh kalinya). Namun ternyata beliau sudah terlelap, bahkan sebelum pesawat tinggal landas! Hihihihi..

Ini bukan pertama kalinya saya terbang menggunakan pesawat Garuda Indonesia tujuan Internasional. Tahun lalu saya berkesempatan menikmati Boeing 747 dengan tujuan Jeddah untuk menunaikan ibadah ke tanah suci. Sedangkan kemarin untuk ke London, kami menggunakan Boeing 777 yang menggunakan baris kursi 3–3–3.

Film Garuda Indonesia

Setelah pesawat berada dalam ketinggian stabil di udara, saya mulai menikmati hiburan yang disediakan dalam pesawat. Sasaran utama adalah film. Ya, menikmati film dalam penerbangan selama 15 jam pastinya lebih dari cukup, bahkan bisa menonton 3–5 film bila kamu adalah seorang movie freak.

Breakfast Garuda Indonesia

Bagaimana dengan pelayanan makanan? Tentu saja memuaskan. Garuda Indonesia memberikan layanan makan pagi dan santap siang, beberapa jam sebelum kami mendarat. Terdapat 2 pilihan menu utama, western untuk para penumpang non-Indonesia (biasanya sih berupa kentang dan daging) dan menu Indonesia (sumber karbohidrat utama nasi atau mi).

Perjalanan dengan jarak tempuh hampir 12 ribu kilometer tersebut kami lalui dengan lancar dan menyenangkan. Tiba waktunya untuk mendarat di Amsterdam Airport Schiphol, pesawat berhasil kembali memijak bumi dengan mulus. Kami masuk ke ruang tunggu dan satu jam kemudian meneruskan perjalanan dengan pesawat yang sama.

GA88

Satu catatan kecil dari kru MBWT London hari itu mengenai Garuda Indonesia yang membuat saya kagum. Mas Zaindra (manager om Pandji yang mengikuti MBWT London) merasa ketinggalan sebuah barangnya di pesawat ketika turun di bandara Schiphol. Saat kembali ke kursi yang sama dengan rute Schiphol – London Gatwick, barang tersebut tetap pada tempatnya! Yes, tidak hilang atau diambil oleh pihak tak bertanggung jawab.

Amsterdam Gatwick

Perjalanan menuju bandara London Gatwick ternyata cukup pendek. Hanya 41 menit, lebih pendek dari Jogja – Jakarta yah berarti. Namun karena terdapat perbedaan waktu, kami kembali harus mengatur jam tangan yaitu +1 jam dari waktu di Amsterdam. Oh ya, saat itu saya sempat membuat video Time Lapse ketika pesawat hendak lepas landas. Kamu bisa melihat hijaunya kota Amsterdam dan langit biru yang mengagumkan.

Cek link ini jika video di atas tidak muncul.*

Akhirnya kami mendarat di London Gatwick dan saatnya mengambil bagasi. Selesai dengan urusan imigrasi, kami keluar dari bandara dan bertemu pihak PPI Indonesia beserta perwakilan Garuda Indonesia, Mr. Craig.

Mr. Craig mengucapkan selamat datang dan memberikan kartu namanya agar kami bisa saling berhubungan selama di London. Dia juga berjanji akan datang ke acara Standup Comedy MBWT yang digelar tanggal 5 Oktober, 2 hari kemudian.

Setelah berpisah dengan beliau, kami memulai perjalanan ke apartemen, tempat tinggal selama 6 hari di London. Perjalanan ditempuh dengan taxi mini van berkapasistas 7 orang.

MBWT Big Ben

Enam hari di London terasa sangat seru dan menghibur. Hari pertama kami mulai dengan jalan-jalan ke Big Ben, London Bridge dan tempat sekitarnya. Besoknya kami lalui dengan menuju Camden Park, daerah Picadilly Circus.

Hari ketiga adalah hari paling penting bagi om Pandji, yaitu manggung di Greenwood Theater. Ada cerita menarik dari saya ketika menyaksikan dia manggung untuk kesekian kalinya, semenjak saya mengenalnya 4 tahun lalu. Tunggu ya di postingan berikutnya beserta cerita lengkapnya sehari-hari

Terima kasih saya ucapkan pada pihak Garuda Indonesia sebagai sponsor utama dalam MBWT. Sukses terus untuk Pandji dan kru dalam tur MBWT yang baru setengah jalan. Masih ada Berlin, Amsterdam, Guangzhou, Beijing dan Los Angeles. FAIGKK..!!!

Advertisements

3 thoughts on “MBWT London: Menikmati Terbang Menggunakan Garuda

  1. Congratulation Ghuz for the awesome trip! Cerita yang menarik dan bikin mupeng. Ga salah deh kepilih. Ditunggu postingan lanjutannya yg pasti seru!

      1. keren keren ih. Mupeng to the max 😀 >_<
        Ditunggu cerita-cerita berikutnya mas :-bd

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.